Oleh : Abdul Rohman, S.Pd, Gr
Guru SMKN 1 Cilengkrang Kab. Bandung
Dalam dunia pendidikan, penerapan konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendekatkan proses pendidikan kepada anak. Berikut adalah hasil dari penerapan konsep tersebut di kelas dengan mengikuti pola refleksi.
1. Peristiwa yang Terjadi Selama Mempelajari Materi
Refleksi Pendidikan Nasional
Selama proses pembelajaran mengenai refleksi pendidikan
nasional, terjadi beberapa peristiwa yang signifikan. Di kelas, siswa diajak
untuk berdiskusi tentang materi pembelajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pendidikan yang berorientasi pada
murid. Kami melakukan simulasi pembelajaran, di mana mereka diberi kesempatan
untuk merancang kegiatan belajar sesuai dengan minat mereka sendiri. Hal ini
tidak hanya membuat suasana kelas lebih hidup, tetapi juga meningkatkan
partisipasi siswa. Terjadi beberapa momen inspiratif ketika siswa berbagi ide
dan pengalaman masing-masing, menunjukkan kepedulian dan minat mereka terhadap
pendidikan yang lebih inklusif dan menyenangkan.
2. Perasaan Selama Melakukan Perubahan di Kelas
Selama melakukan perubahan dalam proses belajar, saya
merasakan beragam emosi. Pada tahap awal, ada rasa cemas dan khawatir tentang
bagaimana siswa akan merespons perubahan ini. Namun, saat siswa menunjukkan
antusiasme dan kreativitas dalam kelas, rasa cemas tersebut perlahan
menghilang. Saya merasa bangga dan bersemangat melihat mereka berpartisipasi
aktif, serta saling mendukung satu sama lain. Perubahan ini juga memberikan
rasa kepuasan tersendiri, karena saya bisa melihat kemajuan yang dibuat siswa dalam
memahami konsep pendidikan yang lebih berorientasi pada mereka.
3. Pembelajaran Berkaitan dengan Ide atau Gagasan yang
Timbul Sepanjang Proses Perubahan
Selama proses perubahan ini, banyak ide dan gagasan baru
yang muncul dari diskusi dan interaksi siswa. Siswa mengemukakan pentingnya
pembelajaran berbasis proyek, di mana mereka dapat bersinergi dalam kelompok
untuk menyelesaikan tugas-tugas menarik. Selain itu, mereka juga berpendapat
tentang perlunya lebih banyak waktu untuk eksplorasi dan eksperimen dalam
belajar. Gagasan-gagasan ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memahami
konsep pembelajaran yang diberikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi pemikiran
untuk memperbaiki metode pembelajaran di kelas.
4. Penerapan Ke Depan yang Akan Dilakukan di Kelas
Berdasarkan refleksi diri yang dilakukan, ada beberapa
penerapan yang akan dilakukan ke depan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
di kelas. Pertama, saya akan lebih sering menerapkan metode pembelajaran yang
partisipatif, di mana siswa diberi lebih banyak kesempatan untuk berperan aktif
dalam proses belajar. Kedua, saya berencana untuk mengimplementasikan lebih
banyak proyek kelompok yang memungkinkan siswa untuk berkolaborasi dan belajar
dari satu sama lain, sesuai dengan prinsip "dari, oleh, dan untuk
murid" yang diusung oleh Ki Hadjar Dewantara. Ketiga, evaluasi akan
dilakukan tidak hanya melalui ujian tertulis, tetapi juga melalui portofolio
dan presentasi proyek agar siswa bisa mengekspresikan pemahaman mereka dengan
cara yang berbeda.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pembelajaran di kelas
dapat semakin relevan dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya belajar
materi, tetapi juga mampu membentuk karakter dan kepribadian yang baik, sesuai
dengan visi pendidikan Ki Hadjar Dewantara.







0 komentar:
Posting Komentar